Media and Information Literacy (MIL)
Media and Information Literacy (MIL) atau Literasi Media dan Informasi adalah kemampuan untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, dan menciptakan informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Di era digital yang serba cepat, setiap individu tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga produsen dan penyebar pesan di ruang publik. Kondisi ini menjadikan literasi media sebagai keterampilan dasar yang esensial bagi kehidupan demokratis dan masyarakat berpengetahuan.
MIL membantu masyarakat mengenali bagaimana pesan media dibentuk, siapa yang berada di baliknya, serta kepentingan apa yang mungkin memengaruhi cara informasi disampaikan. Dengan kemampuan ini, seseorang dapat mengidentifikasi hoax, menolak ujaran kebencian, dan memahami konteks sosial dari setiap narasi yang beredar di media.
Lebih dari sekadar melawan disinformasi, MIL juga menumbuhkan kecakapan berpikir kritis, empati digital, dan tanggung jawab etis dalam berpartisipasi di ruang daring. Literasi media menempatkan publik — terutama generasi muda — sebagai aktor aktif dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, inklusif, dan menghargai keberagaman.
Melalui inisiatif ini, AJI Indonesia dan UNESCO berkomitmen untuk memperluas pemahaman tentang pentingnya literasi media sebagai pondasi masyarakat demokratis. Program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran jurnalis muda, pers mahasiswa, dan komunitas kampus untuk menjadi pelopor perubahan menuju ruang digital yang lebih adil dan berintegritas.
