Film Pendek
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma UIN Sunan Kudus meluncurkan karya audiovisual berjudul Short Movie dan Film Dokumenter Hate Speech.
Ini sebagai bentuk implementasi dari program Fellowship Media and Information Literacy (MIL) hasil kolaborasi AJI Indonesia dan UNESCO. Karya ini lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya praktik ujaran kebencian di ruang digital dan pentingnya menanamkan kesadaran publik mengenai batas antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab etis dalam bermedia.
Dalam proses kreatifnya, LPM Paradigma tidak hanya berfokus pada produksi film, tetapi juga melakukan riset lapangan, wawancara dengan pakar, dan diskusi reflektif untuk memperkaya substansi pesan yang disampaikan. Hasil karya ini kemudian dipublikasikan melalui berbagai platform digital dan diputar di lingkungan kampus sebagai bagian dari kampanye literasi media yang inklusif. Proyek ini menjadi bukti bahwa pers mahasiswa mampu berperan aktif sebagai penggerak perubahan sosial—menghadirkan karya yang tidak hanya informatif dan inspiratif, tetapi juga memperkuat gerakan bersama untuk menciptakan ruang digital yang sehat, beretika, dan bebas dari ujaran kebencian.

Melalui proyek ini, LPM Paradigma juga berhasil menumbuhkan budaya kolaboratif di antara anggota redaksi dan komunitas kampus. Proses produksi film menjadi ruang belajar bersama tentang pentingnya riset mendalam, verifikasi informasi, serta penyusunan narasi yang bertanggung jawab. Lebih dari sekadar karya visual, Hate Speech menjadi medium reflektif bagi mahasiswa untuk memahami bahwa media bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana membangun kesadaran sosial. Dengan semangat tersebut, LPM Paradigma menegaskan posisinya sebagai bagian dari gerakan jurnalisme muda yang berintegritas, kritis, dan berorientasi pada kemanusiaan di tengah dinamika era digital.

